6 Ogos 2009

Kala Berbicara

Mudah untuk berbicara, semudah kita melangkah tapi mudahkah bicara kita mendapat perhatian orang, mudahkah untuk bicara kita didengar orang apalagi kita buka siapa-siapa. Jika orang yang terhampir pun kekadang hanya mendengar bicara kita bagai angin lalu, umpama melihat burung terbang pergi dan tiada meninggal bekas. Kadang-kadang itulah menjadikan aku tidak berbicara dan diam tidak berkata. Adat manusia andai banyak bicara akan banyaklah yang tidak kena, tapi khayalak masih terus berbicara walaupun tidak medatangkan rasa bagi yang mendengar.

1 ulasan:

Bunga Rampai berkata...

Salam Ramadhan Al-Mubarak :)